Sabtu, 28 Desember 2019

Kepribadian Ambivert

Halo teman-teman, perkenalkan nama saya Juan Valentino Bey. Saya mahasiswa di Universitas Nusa Cendana, Fakultas Kesehatan masyarakat, Prodi psikologi.

Berbicara mengenai Ambivert, sebenarnya apa sih ambivert itu?
Pasti kita tidak asing dengan kepribadian Ekstrovert si penyuka lingkungan luar, dan Introvert adalah si  menyendiri. Nah, lalu apa itu Kepribadian Ambivert?

Ambivert merupakan gabungan dari Introvert dan Ekstrovert. Karena kepribadian ini biasanya mudah berbaur layaknya seorang ekstrovert, tetapi juga pintar untuk menyendiri dan tidak berbicara banyak seperti introvert. Itu sebabnya, dapat disimpulkan bahwa ambivert merupakan kepribadian antara introvert dan ekstrovert.

Berikut, ciri seorang yang ambivert (dikutip dari PSYLINE)

- kadang bingung harus menikmati waktu bersama teman atau memilih sendiri di rumah.

-Mudah mengenali kepribadian seseorang.

-Kepribadian Ambivert Moodnya berubah tergantung lawan bicara.

-Menyukai keramaian, namun juga ingin cepat dalam kesunyian.

-Seorang yang ambivert dapat mengerjakan tugas individu maupun kelompok dengan baik.

-Dapat terlibat dalam pembicaraan ringan ataupun serius, dll..


Setelah mengetahui ciri-ciri, kita patut juga  mengetahui kelebihan kepribadian Ambivert

1. Pemimpin

Berpotensi sebagai pemimpin.
Kepribadian seorang extrovert yang baik dia akan cukup sigap dan tegas.
 Mereka juga mudah dalam bergaul dan menyesuaikan diri dengan orang-orang sekitar.
Seorang extrovert selalu mampu dalam mencairkan setiap suasana.

Sedang seorang introvert, punya pemikiran yang analitis, kritis dan mempunyai kemampuan perencanaan yang matang dengan baik.

2. Kepiawaian dalam pengendalian emosi

Ketika biasanya para introvert itu sensitif. Sementara ekstrovert tidak mudah terpengaruh dengan stimulasi yang berasal dari luar.
 Maka ambivert memiliki keseimbangan yang baik antara keduanya.

3. Bisa mengerjakan proyek kelompok atau individu.

Kalau orang ekstrovert biasanya lebih memilih untuk mengerjakannya secara berkelompok. Sedangkan orang introvert cenderung lebih suka untuk menyelesaikannya secara individu.

Tapi seorang ambivert, tetap dapat mengerjakan pekerjaan kelompok maupun individu secara optimal.,dll..




Lalu setelah mengetahui pengertian, ciri-ciri, hingga kelebihan kepribadian Ambivert..



Bagaimana jika Anda merasa berada diantara  ekstrovert dan introvert??


 Ya 'mungkin' Anda seorang ambivert.


Nah, setelah tau kita berkepribadian Ambivert, terlintas di benak kita.. "So, What should I do?!"

1. Love Your Self

Menurut saya, dengan mencintai dulu diri anda maka everything Will be okay, no matter kamu introver, Ekstrovert, maupun Ambivert.. itu adalah kamu cintai dan pahami diri kamu itu langkah awal yang baik untuk semua hal bukan hanya Ambivert.

2. Memaksimalkan kekuatan anda (Karena ada sisi yang lebih dominan entah Ekstrovert maupun Introvert)

Jika anda Ekstrovert maka anda punya kekuatan sosial yang kuat, kerahkan untuk kepentingan bersama,

Sedangkan apabila anda introvert dengan perencanaan, analisis yang baik maka maksimalkan untuk potensi bila dibutuhkan.


Itu saja dari saya, mengenali diri sendiri merupakan tugas wajib yang harus disyukuri apabila telah diketahui bahkan dimengerti..

Kita hidup di dunia dengan "Sesuatu" yang telah menjadi bekal kita sejak dilahirkan.. apapun itu, Maksimalkan lah agar dikemudian hari dapat menjadi berkat bagi kita dan orang lain.

Its I'm introvert, It's ok I'm Ekstrovert, and its ok if I'm Ambivert,

Cause Who I am is I am :)

Salam Psikologi! Love ur self first!

sumber:

https//psyline.id/apa-itu-kepribadian-ambivert/